Selasa, 24 Maret 2015

Uji Fermentasi Karbohidrat



Uji Fermentasi Karbohidrat menggunakan jenis karbohidrat Glukosa, Laktosa, Sukrosa, Manitol dan Maltosa. Uji fermentasi karbohidrat ini digunakan untuk menentukan jenis karbohidarat yang mampu difermentasi oleh bakteri. Indikator yang digunakan untuk menentukan hasil dari uji ini adalah dengan terbentuknya asam yang ditandai dengan perubahan warna media menjadi kuning dan adanya gas atau gelembung udara pada tabung Durham. Faktor yang mempengaruhi keberhasilan uji ini antara lain pH, nutrisi, jenis media, waktu fermentasi, suhu, dan jenis mikroba yang digunakan (Grainger dkk, 2001).

Aeromonas salmonicida



Aeromonas salmonicida merupakan salah satu bakteri Gram negatif yang berbetuk  batang. Bakteri ini bersifat anaerobic fakultas dan inmortal. Bakteri ini akan menyebabkan penyakit furunculosis yang hanya dapat dicegah dengan kemoterapi. Penyakit furunculosis tidak dapat disembuhkan dengan amoxycillin karena bakteri ini resisten terhadap amoxycillin (Austin dan Austin, 2012).

Corynebacterium xerosis



Corynebacterium xerosis merupakan salah satu bakteri Gram positif yang berbentuk batang dan bersifat  anaerobic fakultatif. Bakteri ini tidak terlalu berbahaya bagi manusia tetapi dapat menimbulkan penyakit antara lain endocarditids, infeksi kulit, dan infeksi darah yang disebabkan oleh darah (bacteremia Bakteri ini dapat  hilang dengan penggunaan penicillin dan erythromycin. Apabila seseorang mengalami penurunan sistem imun juga akan mempermudah orang tersebut terserang bakteri ini (Struthers dan Vestran, 2003).

Staphylococcus epidermidis



Staphylococcus epidermidis merupakan salah satu  bakteri Gram positif yang berbentuk kokus. Bakteri ini bersifat anaerob fakultatif, membentuk koloni yang tidak beraturan, berdiameter 0,8 - 1,0 µm. Bakteri ini dapat menyebabkan keracunan yang ditandai dengan mual-mual, muntah, dan diare. Bakteri ini akan mudah menyebar di permukaan kulit, selaput lendir.   Bakteri ini mampu bertahan hidup pad suatu benda yang mati (Struthers dan Vestran, 2003).

Enterococcus sp.



Enterococcus sp. merupakan salah satu bakteri Gram positif yang memiliki diameter 0,5-1 µm, bakteri ini tidak mampu membentuk spora. Bakteri ini dapat menyebabkan penyakit bakteremia dan endokarditis. Enterococcus sp. terdiri dari rantai pendek, berpasangan atau tunggal yang sering ditemukan pada usus (Struthers dan Vestran, 2003).

Staphylococcus sp.



Staphylococcus sp. merupakan salah satu dari bakteri Gram positif yang berbentuk bulat dan berkoloni.  Merupakan bakteri anaerobik fakultatif yang dapat ditemukan pada membrane mukosa dan sel kulit. Sebagian merupakan patogen yang dapat hidup di kulit manusia ataupun hewan. Bakteri ini juga dapat menyebabkan keracunan makanan. Bakteri ini sangat susah sekali untuk dilumpuhkan karena resistensi terhadap antibiotic sangat tinggi (Struthers dan Vestran, 2003).